PERSIAPKAN KEUANGAN ANDA DIMUSIM HUJAN | MalangBisnis | Media Partner Bisnis Anda
MALANG-BISNIS.COM - Wuihhhh Banjir dimana-mana, semua ribut dan semua sedih. Bagaimana persiapan Anda dengan datangnya musim ini ? mungkin Anda secara pribadi telah siap. Tapi bagaimana dengan keuangan Anda ? Apakah siap menghadapi musim hujan ?

Apa Pengaruhnya ?

Mungkin ini adalah pertanyaan yang ada dibenak Anda, apa sih hubungannya musim hujan dengan keuangan saya ? masa iya sih musim hujan memberikan pengaruh kepada keuangan ?
Mungkin Anda tidak sadar tentang hal ini. Sebab kebetulan musim hujan tahun ini berdekatan dengan musim libur dan akhir tahun dimana saat itu adalah saat semua orang menguras tabungan liburannya. Jadi pengeluaran bulan ini walau lebih besar, tapi dianggap wajar karena digunakan untuk keperluan hari besar dan liburan.

Namun sedikit tugas dari saya, cobalah Anda perhatikan lagi dengan teliti pengeluaran bulanan keluarga Anda. Saya yakin pengeluaran bulan ini lebih besar dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya saat musim hujan belum tiba. Kenapa demikian ? berbeda dengan musim panas, musim hujan biasanya memberikan dampak yang lebih luas terhadap kehidupan. Misalnya perjalanan melambat karena hujan begitu derasnya, jalan yang licin karena terus tergenang, penyakit yang lebih mudah “mampir” karena genangan air yang selalu ada, dan masih banyak lagi. Harus diakui hal itu berpengaruh terhadap keuangan, khususnya keuangan keluarga. Coba tanyakan ke istri bagaimana harga sayur hari ini, tanyakan ke anak berapa banyak temannya tidak masuk sekolah hari ini karena sakit. Dan lihat dompet Anda, berapa rupiah yang sudah Anda keluarkan untuk mencuci mobil, bayar ojek payung dan polisi cepek yang membantu Anda berbalik arah karena banjir. Cukup besar dan kalau Anda sekali waktu membandingkannya dengan pengeluaran rutin bulanan saya bisa pastikan angkanya di atas 30% pengeluaran biasanya. Jadi memang musim juga memiliki pengaruh terhadap keuangan kita.

Pengeluaran mendadak dan Mendadak pengeluaran

Dalam sebuah kejadian khusus, biasanya selalu terjadi perubahan dalan keuangan kita. Dan hal itu juga terjadi pada musim penghujan seperti ini. Saya sering menyebutnya sebagai pengeluaran mendadak dan Mendadak menjadi pengeluaran.

Pengeluaran mendadak artinya pengeluaran yang tiba-tiba terjadi dan berjumlah cukup besar diluar anggaran rutin keluarga. Begitu besarnya, sampai – sampai keluarga harus menguras tabungannya, mencairkan investasinya atau bahkan berutang.

Contoh pengeluaran mendadak di saat musim hujan adalah opname di rumah sakit akibat muntaber, diare dan penyakit musim hujan lainnya. Contoh lain seperti biaya bengkel kendaraan yang kebanjiran dan sebagainya. Biasanya jumlahnya cukup besar dan menguras dompet.

Sedangkan mendadak menjadi pengeluaran adalah pengeluaran yang rutin harus terjadi akibat terjadinya musim penghujan. Misalnya biaya cuci mobil, ojek payung, membeli vitamin dan sebagainya. Contoh lainnya adalah tambahan biaya akibat kenaikan harga sayur, ikan dan bahan pokok lain.

Jadi bisa Anda lihat, kalau di musim hujan ini pengeluaran Anda lebih besar, itu bukan hanya terjadi di keluarga Anda, orang lain juga mengalami.

Cadangkan dan Proteksi

Bila di musim hujan saat ini permasalahan ini terjadi pada pengeluaran Anda, mungkin sudah saatnya Anda mengatur kembali pos-pos keuangan Anda.

Untuk pengeluaran mendadak, mungkin sudah saatnya Anda memproteksi keuangan Anda dengan mencari pihak lain yang mengatasinya. Untuk diri Anda dan keluarga, mulailah mencari asuransi kesehatan yang bisa mengcover risiko sakit Anda dan keluarga. Anda bisa memilih program penggantian yang akan mengganti biaya pengobatan atau bisa juga memilih program santunan yang akan mengganti sejumlah uang atas risiko yang terjadi pada Anda. Untuk asset yang Anda miliki, pindahkan risiko akibat musim hujan ke pihak lain yaitu asuransi kerugian.

Untuk mendadak pengeluaran, tidak ada cara lain selain Anda mulai memikirkan memiliki dana cadangan. Biasanya kita tidak melihat kepentingan pos ini pada saat semuanya normal dan berjalan sesuai yang Anda harapkan. Namun bila seperti sekarang, musim hujan datang dan ternyata curah hujannya sangat tinggi dan sebagai mempengaruhi semua hal termasuk keuangan Anda, maka baru dirasakan bahwa kebutuhan akan dana cadangan memang suatu keharusan. Siapkan saja cadangan musim hujan sebesar 30% dari pengeluaran rutin bulanan, maka Anda tidak harus mengganggu tabungan, investasi apalagi harus berutang.(MB-3)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar