Mau Ramping? Stop Makan Saat Anda Emosi... ! | MalangBisnis | Media Partner Bisnis Anda
MalangBisnis.com sudah berusaha menurunkan berat badan, salah satunya mengikuti panduan dari buku diet. Namun nyatanya, lemak di bagian perut masih juga tak kunjung hilang.  
Tidak perlu berkecil hati. Ahli diet terkenal, Anita Bean kini datang menyelamatkan Anda yang ingin mendapatkan tubuh ramping. Anita memberikan strategi baru praktis berdiet.

Anita yang sebelumnya telah menerbitkan buku berjudul “Slim Secrets” ini memberikan ulasan diet yang aman berdasarkan fakta-fakta ilmiah dari 18 tahun pengalamannya berkecimpung di bidang nutrisi.

"Banyak diet yang membuat janji liar, tetapi aturan umum bahwa klaim liar semakin kecil kemungkinan untuk bekerja. Diet apapun akan bekerja dalam jangka pendek karena Anda akan mengonsumsi kalori yang lebih sedikit tetapi sering, tidak berkelanjutan dengan tidak terencana,” katanya kepada Daily Express.



Rahasia kehilangan berat badan, sambung Anita, juga dialamatkan pada sisi psikologi dan emosi di balik diet yang dijalani. Dia menilai hal itu merupakan hambatan utama dalam menurunkan bobot tubuh dalam jangka panjang.

"Sebelum mulai berolahraga, jika Anda memiliki brokoli atau kue cokelat, titik awal dari diet apa pun harus mengendalikan emosi. Anda harus mulai mengambil kontrol. Tidak hanya dengan apa yang Anda lahap, tapi juga keseluruhan gaya hidup Anda,” ungkapnya.

Masalah mengontrol diri saat menghadapi makanan dianggap hal serius. Inilah yang menjadi alasan banyak wanita mengalami masalah berat badan.


“Karena mereka tidak memiliki kendali atas apa yang mereka makan. Makanan berhubungan dengan keyakinan negatif tentang diri Anda dan masa lalu. Ini merupakan suatu proses jangka panjang. Jika menjadi seorang anak, Anda terluka atau marah dan diberi permen. Anda mungkin mengaitkan makanan sebagai hadiah atau menggunakannya untuk menyembunyikan emosi,” jelas Anita.

“Saya tidak berbicara psikologi tentang berat di sini. Ini tentang membuat orang harus jujur dengan diri mereka sendiri dan menghadapi apa yang mereka lakukan, " kata Anita yang menawarkan teknik sederhana untuk membantu Anda memutuskan makanan apa yang bisa dilahap dan harus diperhatikan.

Anita juga mengatakan bila Anda berdiet, Anda tidak perlu mengeluarkan kelompok makanan utama, seperti susu atau karbohidrat jika Anda memerhatikan kepadatan kalori dari apa yang dimakan.(MB-1)

Sumber : KOMPAS


Dilihat sebanyak :
Lihat Artikel Lainnya
Lihat Informasi & Promosi Bisnis
Follow Twitter @MalangBisnisCom















Baca MalangBisnis.com dari mana aja, tersedia versi mobile, Buka dari HP mu...




Tidak ada komentar:

Posting Komentar