Ini Sebabnya, Mengapa Sinar Matahari Bisa Sebabkan Keriput...? | MalangBisnis | Media Partner Bisnis Anda
MalangBisnis.com - SINAR matahari langsung yang menerpa kulit tak hanya berdampak pada penuaan dini, kanker kulit saja. Namun lebih dari itu, efek paparan sinar matahari pun bisa menyebabkan keriput. Pertanyaannya kini, apakah hanya di luar ruangan atau di dalam ruangan?
Tak sedikit para pekerja yang bekerja di dalam ruangan berpikir kulit mereka aman terlindungi. Padahal, kerusakan yang disebabkan oleh matahari dapat menembus kaca.

Dari waktu ke waktu, sisi wajah yang terkena sinar matahari terlihat lebih tua tujuh tahun dibandingkan orang lainnya. Bahkan, hanya beberapa jam duduk di dalam mobil pada April (musim panas) dapat mengakibatkan kulit jadi rusak. Begitu menurut sebuah penelitian yang dilansir Daily Mail.

Efek penuaan dari matahari selama bulan di musim gugur juga jauh lebih buruk dari sebelumnya. Kaca memang dapat menahan sinar UVB dari matahari, namun sekira 50 persen dari sinar UVA -terkait dengan kulit jadi terbakar dan penuaan dini- bisa ditembus.

Dermatologists dan Photobiologists memberi peringatan, bahwa paparan sinar ultraviolet yang mengenai kulit sehari-hari akan mengakibatkan kulit lebih cepat tua dibandingkan dengan kulit yang terlindungi. Mereka mengungkapkan, akan ada lebih banyak garis di seputar wajah serta keriput. Dan ini akan jauh lebih dalam di sekitar mata, hidung, dan mulut.

Berkaitan dengan hal tersebut, sebuah tim di University College Hospital, Besancon, Prancis melakukan studi pertama tentang berapa lama bagian dari wajah pada tingkat yang berbeda terkait dengan paparan sinar matahari.

Hasilnya menunjukkan, bahwa wanita pekerja kantor atau pengemudi akan lebih cepat terlihat tua pada bagian sisi kulit yang  menghadap ke matahari, bahkan melalui kaca.

Para peneliti mengatakan, "Partisipan menunjukkan secara nyata lebih banyak tanda penuaan wajah secara klinis, dari satu sisi wajah mereka karena melakukan atau bekerja di dekat jendela selama bertahun-tahun."

Para peneliti menemukan, bahwa sisi wajah partisipan yang duduk dekat jendela mobil, tampak lebih tua tujuh tahun dari sisi yang berlawanan. Pengukuran tanda-tanda klinis menemukan lebih banyak tanda penuaan, termasuk lebih banyak keriput. Jika ia bekerja di Inggris, penuaan akan berada di sisi kanan roda kemudi.

Studi lain yang dilakukan oleh para ahli kulit di Boots menemukan fakta, bahwa beberapa jam duduk di dalam mobil pada bulan April mengakibatkan kerusakan kulit yang berhubungan dengan penuaan.

Penelitian yang dihelat oleh Profesor Trevor McMillan dan Dr Sarah Allinson di Sekolah Kesehatan dan Kedokteran, Lancaster University menunjukkan, bahwa dosis rendah UVA menyebabkan peningkatan 50 kali lipat dalam ekspresi gen tertentu yang terlibat dalam penuaan dini kulit dari paparan radiasi UV. Tandanya mencakup bintik-bintik gelap, keriput, kulit kasar dan berat, serta pembuluh darah rusak.
John Hawk, seorang profesor Emeritus dan photobiology dermatologis, serta ahli UVA berkata, "Kami percaya sampai 90 persen dari tanda-tanda penuaan disebabkan oleh radiasi ultraviolet matahari, dan lebih dari 95 persen diakibatkan oleh sinar UVA. Yang diperlukan adalah langkah mengubah kesadaran. Tidak hanya selama liburan musim panas."(MB-8)
 
***


Dilihat sebanyak :
Follow Twitter @MalangBisnisCom















Baca MalangBisnis.com dari mana aja, tersedia versi mobile, Buka dari HP mu...




Tidak ada komentar:

Posting Komentar