MALANG-BISNIS.COM - ARTIKEL KESEHATAN - Banyaknya tekanan hidup yang harus dialami seseorang membuat kebanyakan orang mengalami frustasi. Beberapa orang karena menghadapi beban pekerjaan yang berat harus mengalami stres pekerjaan. Problem lainnya seperti bencana alam dan kematian orang dekat juga bisa membuat depresi dan frustasi. Hanya sedikit orang yang sanggup menghindari tekanan hidup sehari-hari yang dapat membuat orang frustrasi dan berpandangan pesimistis. Namun, meski menghadapi kesukaran dan tekanan hidup, berpikir secara optimis bermanfaat khususnya untuk kesehatan. Apa saja manfaatnya? Serta bagaimana cara memupuk sikap optimistis?
 
Optimisme

Apa yang dimaksud dengan optimisme atau bersikap optimis? Optimisme merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Optimisme dapat juga diartikan berpikir positif. Jadi optimisme lebih merupakan paradigma atau cara berpikir.

Sewaktu mengalami kegagalan atau tekanan hidup, bagaimana perasaan seorang optimis? Seorang yang berpikiran positif atau berpikir secara optimis tidak menganggap kegagalan itu bersifat permanen. Hal ini bukan berarti bahwa ia enggan menerima kenyataan. Sebaliknya, ia menerima dan memeriksa masalahnya. Lalu, sejauh keadaan memungkinkan, ia bertindak untuk mengubah atau memperbaiki situasi.

Bertolak belakang dengan optimisme, pandangan pesimistis akan menganggap kegagalan dari sisi yang buruk. Umumnya seorang pesimis sering kali menyalahkan diri sendiri atas kesengsaraannya. Ia menganggap bahwa kemalangan bersifat permanen dan hal itu terjadi karena sudah nasib, kebodohan, ketidakmampuan, atau kejelekannya. Akibatnya, ia pasrah dan tidak mau berupaya.

Berpikir positif juga menjadi kunci sukses untuk mengelola stres. Optimisme akan membuat seseorang menghadapi situasi tidak menyenangkan dengan cara positif dan produktif.


Manfaat Berpikir Positif

Para ilmuwan telah membuat kesimpulan atas riset selama puluhan tahun tentang manfaat berpikir positif dan optimisme bagi kesehatan. Hasil riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang umur dibanding orang lain apalagi dibanding dengan orang pesimis. Para peneliti juga memperhatikan bahwa orang yang optimistis lebih sanggup menghadapi stres dan lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi. Berikut ini beberapa manfaat bersikap optimis dan sering berpikir positif.

Lebih panjang umur
Lebih jarang mengalami depresi
Tingkat stres yang lebih kecil
Memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit
Lebih baik secara fisik dan mental
Mengurangi risiko terkena penyakit jantung
Mampu mengatasi kesulitan dan menghadapi stres

Mengapa manfaat ini bisa diperoleh bagi orang yang optimis dan berpikiran positif? Karena biasanya orang yang optimis akan menghindari kegiatan yang dilakukan orang yang pesimis dalam menghadapi stres dan tekanan hidup. Orang pesimis ketika menghadapi stres akan mengalihkan perhatian dengan kegiatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan menikmati makanan tanpa terkendali. Sedangkan seorang optimis akan melakukan lebih banyak aktivitas fisik, mengikuti diet sehat, serta mengurangi rokok dan alkohol.


Cara untuk Bersikap Lebih Optimistis

Jika Anda sering berpikir secara negatif terhadap orang lain ataupun terhadap situasi yang berat, bukan berarti Anda tidak dapat berpikir positif. Anda dapat mengubah cara berpikir negatif menjadi positif. Tidaklah sulit untuk melakukannya, namun membutuhkan waktu dan latihan untuk membuat kebiasaan baru ini. Berikut ini beberapa cara untuk lebih optimistis dan memiliki pikiran dan sikap yang positif.

Periksa diri AndaSewaktu Anda berpikir bahwa Anda tidak akan bisa menikmati suatu peristiwa buruk atau tidak akan sukses melakukan suatu tugas, segera singkirkan pikiran itu. Berfokuslah pada hal positif yang akan dihasilkan.

Lakukan pemeriksaan secara berulang. Jika pikiran negatif lebih banyak, maka segera alihkan dengan pikiran positif.

Ikuti gaya hidup sehatBerolahraga tiga kali sehari dapat mengubah suasana hati menjadi positif dan mengurangi stres. Pola makan yang sehat juga mempengaruhi pikiran dan tubuh. Serta coba mengelola stres Anda.

Nikmati pekerjaanBerupayalah menikmati pekerjaan Anda. Tidak soal pekerjaan Anda, carilah aspek-aspek yang menyenangkan Anda.

Cari teman yang positifCarilah teman-teman yang memandang kehidupan dengan positif. Orang-orang demikian adalah orang yang optimis dan selalu mendukung Anda dengan memberi saran yang baik.

Sebaliknya jika Anda dikelilingi oleh orang-orang pesimis, akan meningkatkan stres Anda bahkan membuat Anda ragu untuk mengelola stres dengan cara yang sehat.

Hadapi dan terimaHadapilah situasi yang dapat Anda kendalikan; berupayalah menerima situasi yang tidak dapat Anda kendalikan.

Miliki rasa humorCobalah untuk tersenyum dan tertawa khususnya saat menghadapi saat yang sangat sulit. Carilah kejadian yang mengundang tawa dalam kegiatan sehari-hari. Rasa humor yang baik membantu seseorang memiliki pikiran, emosi, dan perilaku yang lebih positif.

Catat hal baikSetiap hari, catatlah tiga hal baik yang Anda alami.

Aturan sederhanaJangan katakan apapun kepada diri Anda sesuatu yang tidak ingin Anda katakan ke orang lain.

Memang untuk bersikap optimistis sangatlah tidak mudah. Bencana alam, beban hidup, dan juga musibah bisa terjadi yang membuat banyak orang merasa sulit untuk berpikiran positif. Namun dengan berupaya bersikap optimis dan berpikir positif akan menghasilkan kehidupan yang lebih sehat dan lebih memuaskan. Jangan menyerah! (MB-21)
ARTIKEL LAINNYA DIKATEGORI INI :
(41) Alat Yang Bisa Mendeteksi Autisme Dari Suara
(40) Waxing' Organ Intim Tingkatkan Gairah
(39) Cara Aman Bersihkan Kotoran Telinga
(38) Makan Lebih Sedikit Tapi Berkualitas
(37) Penyakit Kurang Gizi Orang Modern
(36) Olahraga Bikin Masa Tua Lebih Bahagia
(35) Produk Lebah Penangkal Kanker
(34) Atasi Sakit Ginjal Dengan Herbal
(33) Kiat Hilangkan Kesepian Pada Lansia
(32) Kegemukan Sebabkan Kegagalan KB
(31) 5 Tanda Jantung Sehat
(30) Diet Untuk Penderita Gagal Ginjal
(29) 10 Kerugian Akibat Kurang Tidur
(28) Ayo Cari Tahu...Mengapa Rambut Cepat Ubanan
(27) Mengapa Ingatan Wanita Lebih Kuat Dari Pria
(26) Mewaspadai Gangguan Pola Makan
(25) 7 Rahasia Otak Pria
(24) Perlukah Kepala Bayi Digunduli sampai Plontos ?
(23) 11 Tips Cegah Disfungsi Ereksi
(22) Aturan Olahraga Saat Menstruasi
(21) Berinvestasi Dengan Sarapan
(20) Mentimun Yang Multiguna
(19) Rahasia Manusia Panjang Umur
(18) Makan Buahpun Ada Caranya
(17) Kulit Wanita Aktif Berpotensi Alami Penuaan Dini
(16) Meredam Berbagai Keluhan Dengan Kayu Putih
(15) Mengenal Kelainan Jantung Bawaan
(14) Mencegah Cacat Pada Janin
(13) Selaput Darah Bukan Ukuran Virginitas
(12) Tips Alami Membunuh Rasa Kantuk
(11) Keuangan Keluarga, Berhenti Merokok Dan Masa Depan
***

3 komentar:

harto mengatakan...

benaar... kita harus optimis dan yakin dalam menjalani hidup ini, maka dari itu, manusia sebaiknya menjadikan sikap optimis tersebut sebagai kebiasaan yang wajib dalam kehidupan sehari-hari, dengan catatan : “kalau sikap optimis tersebut diimbangi dengan usaha yang giat dan matang dan sungguh-sungguh serta selalu meminta bantuan dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa Sang Maha Segala-galanya”, Insya ALLAH segala hal yang kita lakukan dapat kita raih… Amin…
trims atas ilmunya, sukses selalu n tetap semangat

lokerindo mengatakan...

bagus artikel-nya, senang berada disini. Kadang2 terlupakan harus bersikap posotip, bagaimana ya gan utk selalu menumbuhkan sikap itu? tks

Helmy mengatakan...

kalau ga salah pernah aku pernah mendengar bahwa sebuah sikap optimis dapat menimbulkan sebuah power tersendiri bagi kita sehingga apa yang kita inginkan dapat terwujud...
kalau kita selalu optimis tentunya semua akan mudah dilalui... yang sakit optimis akan sembuh tentu akan sembuh dengan usaha...dan tentunya berpikir positif(orang optimis pasti akan berusaha)seperti yang tertera di atas....
dan cobaan apapun pastilah mampu dihadapi...
salam blogger....

Posting Komentar

 

Membuat Web Langsung Jadi ? INDO9.COM