Empat Alasan Penting Hindari Perselingkuhan | MalangBisnis | Media Partner Bisnis Anda
MALANGBISNIS -  alasannya, perselingkuhan memang tidak dibenarkan. Sebelum Anda bermain-main dengan api tersebut, inilah alasan perselingkuhan perlu dihindari.

Meski selingkuh merupakan sebuah tindakan negatif, nyatanya aksi ini banyak dilakukan orang. Godaannya yang mengintip di mana-mana membuat orang-orang kerap tergelincir dalam lingkaran setan ini. Agar terhindar dari godaan tersebut, inilah alasan perselingkuhan pantas dihindari.  



Realitas bukanlah contoh baik untuk ditiru

Meskipun sensasi acara televisi menyajikan perselingkuhan, namun hal tersebut bukanlah contoh yang baik untuk ditiru. Introspeksi dan menganalisis dapat menjadi cara untuk menangani hubungan Anda. Ingatkan diri sendiri secara terus-menerus bahwa tidak ada hubungan “selingan” ketika Anda sudah berkomitmen dengan seseorang.

“Apakah Anda hanyalah teman atau partner kerja, jangan pernah mengharapkan lebih atas hubungan tersebut. Hubungan profesional adalah murni fungsional semata. Jika Anda meneruskannya, pada akhirnya mungkin hanya bermuara pada depresi, merasa bersalah atau penyesalan atas apa yang Anda lakukan di kemudian hari,” ujar Varkha Chulani, seorang psikolog klinik.

Kejujuran

Jujurlah atas kencan yang Anda jalani serta pada diri sendiri. Tetapkan aturan dasar di awal sehingga tidak ada yang terluka pada akhirnya. Anda tidak perlu memainkan game atau menyembunyikan tentang apapun dari pasangan. Malti Bhoiwani selaku Life Coach mengatakan, “Bagian terbaik tentang kencan adalah Anda berdua harus bersikap jujur tentang keinginan dan apa yang Anda inginkan. Tidak perlu bersikap egois. Jika Anda tidak memiliki keinginan umum, maka Anda tidak perlu bergaul atau melihat orang lain selain pasangan.”

Gunakan masa lajang sebagai pemuasan diri

Biasakan untuk tidak menjadi orang lain ketika menjalani sebuah hubungan. Anda perlu menjadi diri sendiri tanpa peduli apa yang dunia pikirkan tentang Anda. Ketika kebebasan masa lajang sedang Anda nikmati, gunakan waktu tersebut sebaik mungkin untuk menyenangkan diri mengenal berbagai tipe pasangan.

Bhojwani mengatakan, ”Masa lajang ibarat sebuah pelatihan. Tempat terbaik untuk belajar tentang diri sendiri adalah ketika Anda terlibat dengan orang lain. Anda bisa menjadi diri secara 100 persen penuh tanpa perlu bertransisi menjadi orang lain. Ini adalah cara terbaik untuk belajar bagaimana Anda akan bereaksi terhadap situasi yang berbeda dengan orang-orang sambil bersenang-senang. Dari sana, Anda dapat menggunakan wawasan tersebut dalam menjalin hubungan serius berikutnya.”

Mengakhirinya

Bila Anda menemukan bahwa kencan dengan orang lain mulai menarik, maka segera putuskan hubungan tersebut. Sebuah kencan santai dapat tumbuh menjadi kencan serius ketika terjalin secara terus-menerus. Jika itu terjadi, maka segera beritahu pasangan secepat mungkin sebelum hal tersebut menjadi bencana di kemudian hari.(MB-8)

2 komentar:

Poskan Komentar