Berlibur Aman Di Pantai | MalangBisnis | Media Partner Bisnis Anda

MALANG-BISNIS.com - Banyak keluarga menggunakan liburan sekolah dengan bertamasya di pantai. Saat menikmati pasir, matahari dan air laut sebagian orang  tidak menyadari adanya bahaya yang mengintai anak.

Anak bisa mengalami cedera dan luka saat sedang bersenang-senang di pantai. Penyebabnya bisa berupa sengatan ubur-ubur hingga sengatan sinar matahari. Orangtua perlu memperhatikan beberapa hal sebelum mengajak buah hati berlibur di pantai.

Kenali lokasi wisata
Saat berlibur, tak ada yang bisa sepenuhnya menghindari terjadinya cedera saat di pantai. Sebaiknya cari tahu lokasi rumah sakit atau balai perawatan terdekat yang berada di sekitar lokasi. Ini akan membuat Anda lebih tenang menikmati liburan.


Persiapkan obat-obatan, kartu asuransi dan rumah sakit
Selain mempersiapkan bekal, pakaian, serta alat-alat bermain di laut, pastikan Anda membawa serta kartu asuransi dan layanan kesehatan yang bisa digunakan saat keadaaan tertentu.  Jangan lupa untuk membawa perlengkapan khusus seperti krim anti sengatan matahari dan obat-obatan pribadi.

Pengobatan sengatan matahari
Kulit tersengat matahari adalah salah satu cedera yang paling sering terjadi saat di pantai. Oleskan tabir surya di seluruh anggota keluarga sebelum mereka bermain.

Bila kulit anak terbakar akibat sengatan matahari, ada cara mudah untuk mengatasinya. Segera berteduh di tempat tanpa sinar matahari, beri minum yang banyak dan oleskan krim pelembab tanpa menggosoknya dengan keras. Asetaminofen juga dapat meringankan derita akibat terbakar sinar matahari.

Apabila anak di bawah usia satu tahun mengalami sengatan matahari parah termasuk naiknya suhu tubuh, segera periksakan ke dokter.

Terluka di air atau pasir
Anak bisa terluka saat sedang bermain pasir, mengumpulkan kerang hingga saat berenang. Kulit kerang yang bergerigi dan pasir bisa menimbulkan luka pada kulit kaki terutama telapak.

Bila terjadi, segera jauhkan anak dan bersihkan luka dengan air bersih  untuk melindungi luka dari kerusakan lebih lanjut. Bila lukanya kecil, obat merah dari kotak P3K yang Anda bawa bisa menjadi pertolongan pertama. Namun bawa anak ke tempat perawatan terdekat jika mengalami luka yang cukup besar dan harus dijahit.

Sengatan ubur-ubur
Umumnya, ubur-ubur bulan hanya memberi sengatan ringan, namun ubur-ubur kotak menyebabkan luka parah, bahkan fatal. Bila anak terkena sengatan ubur-ubur, segera jauhkan dari air, dan bersihkan bekasnya.
Bila sengatan ubur-ubur ringan, rendam luka dengan cuka, air laut, isopropil alkohol dan baking soda adalah pertolongan pertama yang lebih efektif mengurangi racun. Anda bisa mengeluarkan racun dari tentakel dengan pinset atau menghapus sisa tentakel dengan ujung kartu kredit.

Jika tidak mengetahui jenis ubur-ubur yang menyengat, terutama bila disertai rasa sakit di dada, sesak napas, perdarahan, rasa lemas atau mati rasa segera cari pertolongan dokter. Selain cuka atau baking soda, perban pada bekas sengatan akan membantu memperlambat racun.(MB-5)


***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar