Tujuh Foodie Flicks yang Layak Ditonton | MalangBisnis | Media Partner Bisnis Anda

MALANG-BISNIS.com - Setelah lama dinanti-nanti, akhirnya film Eat, Pray, Love dirilis mulai hari ini di Amerika. Film ini diangkat dari buku karya Elizabeth Gilbert, yang mengisahkan perjalanannya ke Italia, India, dan Indonesia, untuk menemukan dirinya.

Dalam babak awal perjalanannya, Elizabeth menemukan kesenangan di Italia. Tak hanya dengan menikmati pemandangan alamnya, bahasanya yang eksotis, tetapi juga makanannya yang sungguh lezat. Karena itu, banyak adegan Liz menikmati makanan yang digambarkan dengan indah di film ini.
Eat, Pray, Love bukan satu-satunya film yang mampu menggambarkan, betapa makanan mampu memberikan kebahagiaan. Apa sebenarnya yang menjadikan makanan dan cinta suatu kombinasi yang menyenangkan? Benarkah melalui makanan, manusia dapat saling merekatkan cinta? Film-film berikut berusaha menyampaikan maknanya.

1. Julie & Julia. Film ini mengisahkan dua tokoh perempuan, Julia Child (Meryl Streep) dan Julia Powell (Amy Adams), yang hidup dalam zaman yang berbeda. Tahun 1949, Julia yang istri seorang diplomat berusaha mengisi hari-harinya dengan membuat topi, main bridge, dan belajar memasak di Cordon Bleu, Perancis. Tahun 2002, Julie yang tengah menganggur memutuskan untuk kursus memasak di Mastering the Art of French Cooking selama setahun, dan menulis blog mengenai hal itu. Ternyata, mereka menemukan passion yang sesungguhnya saat belajar memasak ini.

2. No Reservations. Catherine Zeta-Jones berperan sebagai Kate, chef di sebuah restoran terkenal di kawasan Manhattan, New York City. Kate yang dingin dan memegang teguh aturan, merasa dapur yang selama ini dikuasainya jadi porak-poranda setelah kedatangan seorang chef baru, Nick (Aaron Eckhart). Kate, yang juga depresi karena harus mengasuh keponakan yang ditinggal mati ibunya, merasa Nick ingin menggantikan posisinya.

3. Chocolat. Vianne Rocher (Juliette Binoche) dan putrinya membuka sebuah toko cokelat di sebuah kota kecil di Perancis. Dengan kehangatan dan kemampuannya mengolah cokelat, Vianne membantu masyarakat kota ini. Namun, kesuksesan toko ini ternyata mengusik sang walikota, yang lalu berusaha keras menutupnya. Ketika sekelompok pengelana yang dipimpin Roux (Johnny Depp) mengunjungi kota tersebut, Vianne mengajarkan pada mereka arti penerimaan, dan menemukan cinta untuknya.

4. Waitress. Jenna (Keri Russell) adalah waitress di Joe's Diner, kedai di sebuah kota kecil. Keahliannya adalah membuat kue pai yang lezat. Jenna merasa tersiksa dengan perilaku suaminya, Earl, seperti mengambil uang hasil kerjanya. Jenna makin merasa terikat setelah mengandung bayi dari Earl. Namun kehamilannya yang tidak membahagiakan ini lalu berubah ketika Jenna berniat mengikuti kontes membuat pai berhadiah 25.000 dollar. Ia juga berselingkuh dengan dokter kandungannya, yang memberikan kepercayaan diri dan kebahagiaan buatnya.

5. Charlie and the Chocolate Factory. Film yang diangkat dari novel karya Roald Dahl ini mengisahkan tentang Charlie Bucket, bocah miskin yang bermimpi untuk bisa menikmati cokelat yang tidak mampu dibelinya. Hidupnya berubah ketika Willy Wonka, kepala Wonka Chocolate, mengadakan kontes dimana lima pemenang yang beruntung akan diajak tur ke pabrik cokelat tersebut. Charlie ternyata memenangi salah satu tiket tersebut. Di dalam pabrik cokelat, Charlie mendapati banyak hal mencengangkan, lebih dari sekadar cara pembuatan cokelat.

6. Under the Tuscan Sun. Frances Mayes (Diane Lane), seorang perempuan yang baru bercerai secara impulsif membeli sebuah villa di Tuscany, Italia. Villa itu dibelinya dalam keadaan rusak. Frances pun mendatangkan sejumlah tukang untuk memperbaikinya. Perempuan ini lalu mencoba mengeksplorasi hidupnya kembali sebagai seorang lajang, dengan belajar memasak hidangan Italia untuk para tukang tersebut. Kelak, mereka menjadi teman-temannya.

7. Sex in the City. Ada banyak adegan yang menampilkan makanan di sini, tetapi yang istimewa adalah ketika Samantha berusaha menghangatkan kembali hubungan cintanya dengan Smith Jerrod (Jason Lewis) dengan berbaring di atas meja makan dan menutupi seluruh tubuhnya dengan sushi. Setelah sepanjang hari menyiapkan sushi dan menanti kedatangan Jerrod selama berjam-jam, pria tersebut tidak muncul. Akhirnya, sushi tersebut digunakannya untuk melempar wajah Jerrod.(MB-1)

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar