Pentingnya Kualitas Tidur Untuk Penampilan Anda | MalangBisnis | Media Partner Bisnis Anda
MALANG-BISNIS.com - PERHELATAN Piala Dunia sudah berakhir. Anda penggila bola tentu merasa kangen dengan suasana begadang seru-seruan nonton bareng teman atau keluarga. Ya, momen Piala Dunia kemarin tak dipungkiri membuat gaya hidup banyak orang berubah drastis. 
Yang tadinya habis pulang kantor tidur, gara-gara nonton bola terpaksa harus bergadang. Padahal paginya harus kembali beraktivitas. Wajar beberapa waktu belakangan stamina dan wajah Anda tak sesegar biasanya. Penyebabnya apalagi kalau bukan kurang tidur.

Kami yakin, Anda pasti tahu betapa pentingnya tidur untuk tubuh, termasuk juga penampilan luar. Entah berapa juta kali sudah Anda mendengar syarat penting tidur delapan jam sehari agar wajah tampak selalu fresh.
Sayang berapa juta kali sudah juga Anda mengabaikan dan tak mau acuh. Kelihatannya memang sepele dan klise, tapi biar bagaimana pun tidur salah satu resep terampuh menunjang penampilan luar lebih menarik. Nah, sekarang mumpung Piala Dunia selesai, kurangi waktu bergadang dan kembalilah ke jadwal tidur semula.


Penelitian para ahli sejak dulu membuktikan kurangnya waktu tidur memicu timbulnya hipertensi, stres, kolesterol tinggi, diabetes, ketidakseimbangan hormon, dan depresi. Dahsyatnya, efek  tersebut bergerak cepat.

Butuh hanya beberapa hari kurang tidur untuk membuat seseorang sulit konsentrasi dan fokus melakukan apa pun. Kalau dibiarkan berlarut, bukan tidak mungkin serangan jantung, stroke, dan kanker usus mau pun payudara hinggap. Itu baru dari sisi kesehatan, dari kecantikan pun pengaruhnya besar.
Dan tentunya lebih terlihat secara kasat mata. Wajah kuyu dan mata berkantong sudah jadi jaminan. Pasalnya tidur adalah masa di mana sirkulasi dan metabolisme tubuh diperbaiki -- termasuk kulit -- yang disebabkan stres dan kelelahan seharian bekerja, panasnya sinar matahari, serta kotornya debu dan polusi.

Tidurnya proses di mana tubuh memproduksi lebih banyak protein yang membantu proses peremajaan kulit dan perubahan sel kulit. Dengan begini, regenerasi berjalan baik sehingga kondisi kulit membaik secara keseluruhan.
Oh, dan satu lagi studi menarik membuktikan hubungan kuat antara kurang tidur dan obesitas. Ya, saat orang memilih tidak lekas tidur, pada tengah malam kecenderungan hormon dan selera makan orang meningkat drastis sehingga biasanya mereka mengatasinya dengan makan atau paling tidak ngemil. Otomatis, berat badan cepat naik karena jarak waktu makan dengan jelang tidur sangat sempit.

Jadi, sebegitu pentingkah tidur cukup? Jawabannya iya. Siapa pun yang mencintai tubuh mereka -- dan sadar itu merupakan aset paling berharga dalam hidup, pasti berusaha menerapkan kebiasaan tidur yang baik.
Model Claudia Schiffer misalnya. Ia mengaku setiap hari harus menyisihkan setidaknya 12 jam waktu tidur agar bisa melakukan segala aktifitasnya dengan semangat. Mungkin agak sulit diwujudkan buat Anda wanita karier yang waktunya terhimpit deadline pekerjaan dan segala urusan lain, jadi rekomendasi 7-8 jam sudah lebih dari cukup, kok.

Lalu bagaimana memulainya? Saat membaca sepertinya gampang diterapkan, ya? Tapi sesungguhnya butuh proses sampai akhirnya bisa menjalankannya dengan baik. Harus ada pengaturan jadwal yang pas sehingga Anda bisa tidur lebih cepat dalam kondisi semua pekerjaan beres dikerjakan. Berikut tip sederhana yang bisa mulai rutin praktekkan demi kualitas tidur menuju penampilan berkualitas.

-    Hindari aktivitas melelahkan 3-4 jam sebelum tidur.
-    Usahakan set watu tidur dan bangun yang sama setiap harinya sehingga pikiran Anda sudah terprogram melaksanakannya setiap hari.
-    Cobalah minum susu hangat jelang tidur untuk merelakskan tubuh. Sebelumnya mandilah pakai air hangat.
-    Hindari alkohol dan kafein jelang tidur.
-    Pasang musik orkestra atau alunan nada mellow agar tubuh dan pikiran terhanyut tenang.
-    Usahakan makan malam 2-3 jam sebelum tidur. Hindari minum terlalu banyak agar tidur tak terganggu dengan acara mondar-mandir ke toilet untuk buang air kecil.
-    Pastikan kamar bebas dari cahaya terlalu terang. Makin gelap makin baik karena membuat mata lebih gampang terpejam dan rileks.
-    Selain itu pastikan kamar bebas dari suasana berisik yang mengganggu, termasuk televisi.
-    Pilih kasur dan bantal yang tidak terlalu keras sehingga leher dan kepala bisa menempatkan posisinya dengan santai. Disarankan pilih yang berbahan satin karena bahannya lembut. Garis tidur yang biasanya muncul di pipi saat bangun pun dipastikan berkurang.
-    Selelah-lelahnya Anda pulang bekerja atau dari mana pun, usahakan membersihkan muka -- kalau memang terlalu letih untuk mandi -- dari sapuan makeup yang bisa menutupi pori-pori bekerja bebas.
-    Setelah mencuci muka, akan lebih baik kalau Anda mengoleskan mouisturizer dan losion tubuh supaya kelembutan kulit terjaga. Terlebih kalau kamar Anda memakai AC alias pendingin ruangan. Oh ya, pakai kaus kaki setelah mengoleskan losion agar lebih cepat dan efektif menyerap ke kulit.
-    Setidaknya dua kali seminggu atau ketika kantung mata tak lagi bisa disembunyikan tarulahlah potongan mentimun segar dan dingin di atas mata Anda.(MB-1)

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar